Dwiantara, di hari Tenang Memilih Menepi: Ngayah, Sembahyang, dan Menyatu Bersama Masyarakat Blahbatuh 

 

BLAHBATUH | Sarinbiu.com – Di antara riuh perjalanan menuju hari pencoblosan, ada saat ketika seseorang memilih untuk berhenti sejenak. Menenangkan pikiran, menundukkan hati, lalu menyerahkan segala harapan kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa.

Suasana itulah yang dijalani I Made Dwiantara, S.AP., M.AP., pada hari tenang menjelang pencoblosan Pilkel Blahbatuh, Kamis (17/9).

Alih-alih mengisi hari dengan hiruk-pikuk politik, Dwiantara memilih mendekat kepada kehidupan spiritual dan masyarakat. Ia mengisi waktunya dengan sembahyang, ngayah, serta hadir dalam berbagai kegiatan keagamaan di sejumlah pura.

Dengan pakaian sederhana dan suasana yang jauh dari keramaian politik, Dwiantara menjalani hari dengan penuh ketenangan. Di tempat-tempat suci, ia mengikuti kegiatan ngayah, menghaturkan sembah bhakti, sekaligus memohon tuntunan agar seluruh proses Pilkel Blahbatuh berjalan dengan baik, aman dan damai.

Bagi Dwiantara, hari tenang adalah waktu untuk mengendapkan hati.

Ada doa yang dipanjatkan, ada pengabdian yang dilakukan, dan ada rasa syukur yang dihaturkan. Sebab dalam setiap perjalanan kehidupan, manusia boleh berusaha sekuat tenaga, tetapi pada akhirnya tetap harus berserah kepada kehendak Tuhan.

“Di hari tenang ini saya memilih ngayah dan sembahyang. Kita menenangkan pikiran dan memohon tuntunan kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Apa pun yang menjadi kehendak-Nya, kita terima dengan hati yang tulus,” ujar Dwiantara.

Namun, kedekatan Dwiantara dengan masyarakat bukan hanya terlihat pada hari tenang. Jauh sebelum momentum Pilkel, ia dikenal sebagai sosok yang senang berbagi dan tidak sungkan membaur dengan warga.

Baginya, masyarakat bukan sekadar orang-orang yang ditemui dalam sebuah perjalanan politik. Masyarakat adalah bagian dari kehidupan yang harus ditemani dalam berbagai keadaan—ketika tawa memenuhi rumah-rumah warga, maupun ketika kesedihan datang mengetuk pintu.

Baca juga:  Banjar Adat Tubuh Tegaskan Dukungan, Dwiantara Disebut Punya Energi Perubahan untuk Blahbatuh

Ia berusaha hadir dalam kegiatan sosial, keagamaan, maupun berbagai aktivitas kemasyarakatan. Duduk bersama warga, berbincang, mendengarkan cerita, membantu sebisanya, hingga ikut ngayah menjadi bagian dari cara Dwiantara menjaga hubungan dengan masyarakat.

Sebab berbagi, baginya, bukan tentang seberapa besar yang diberikan. Melainkan tentang seberapa tulus seseorang mau hadir ketika orang lain membutuhkan.

Di hari tenang ini pula, Dwiantara memilih kembali ke ruang yang lebih sederhana: pura, doa, ngayah dan kebersamaan.

Tidak ada yang perlu diburu. Tidak ada yang perlu dipaksakan. Semua telah melalui prosesnya masing-masing.

Kini, keputusan berada di tangan masyarakat Blahbatuh. Dwiantara pun memilih menyerahkan ikhtiar yang telah dijalani kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa, sembari berharap seluruh masyarakat tetap menjaga persaudaraan dan kedamaian.

Karena siapa pun yang nantinya dipercaya masyarakat, persaudaraan tetap harus menjadi rumah bersama.

Di hadapan Tuhan, semua kembali menjadi manusia. Dan di tengah masyarakat, yang paling berarti bukan sekadar siapa yang dipilih, tetapi bagaimana persaudaraan tetap terjaga setelah pilihan itu ditentukan.

Hari tenang akhirnya menjadi ruang bagi Dwiantara untuk menepi sejenak, menundukkan kepala dalam sembah bhakti, menguatkan hati melalui ngayah, dan kembali menyatu dengan masyarakat yang selama ini menjadi bagian dari perjalanan hidupnya. (Tim)

Populer

Bupati Gianyar  Made Agus Mahayastra Lantik KONI Gianyar 2026–2030 Dorong Kompetisi Berjenjang dan Sport Tourism

Made Dwiantara Bersama Keluarga Tangkil ke Pura Puncak Sinunggal, Menjemput Kedamaian di Ketinggian Tajun

Made Dwiantara Rangkul Pemenang: “Kemenangan Nomor 1 adalah Kemenangan Masyarakat Blahbatuh”

Bupati  Made Agus Mahayastra Pantau Langsung Pilkel Serentak, di Kabupaten Gianyar 

Dwiantara Gunakan Hak Pilih di TPS 1 Banjar Tubuh, Titip Pesan untuk Blahbatuh yang Damai

Terbaru

Bupati Gianyar  Made Agus Mahayastra Lantik KONI Gianyar 2026–2030 Dorong Kompetisi Berjenjang dan Sport Tourism

Made Dwiantara Bersama Keluarga Tangkil ke Pura Puncak Sinunggal, Menjemput Kedamaian di Ketinggian Tajun

Made Dwiantara Rangkul Pemenang: “Kemenangan Nomor 1 adalah Kemenangan Masyarakat Blahbatuh”

Bupati  Made Agus Mahayastra Pantau Langsung Pilkel Serentak, di Kabupaten Gianyar 

Dwiantara Gunakan Hak Pilih di TPS 1 Banjar Tubuh, Titip Pesan untuk Blahbatuh yang Damai