Banjar Adat Tubuh Tegaskan Dukungan, Dwiantara Disebut Punya Energi Perubahan untuk Blahbatuh

 

GIANYAR | Sarinbiu.com – Peta politik Pemilihan Perbekel (Pilkel) Desa Blahbatuh, Gianyar, mulai bergerak semakin dinamis. Dukungan terhadap I Made Dwiantara, S.AP., M.AP., salah satu kandidat yang maju dalam kontestasi Pilkel Blahbatuh, kembali menguat dari tingkat akar rumput.

Kali ini, dukungan datang dari Banjar Adat Tubuh. Jajaran unsur adat dan dinas di wilayah tersebut menyatakan kesiapan untuk memberikan dukungan sekaligus mengawal langkah Dwiantara dalam menghadapi pemilihan Perbekel Desa Blahbatuh.

Dukungan tersebut tercermin dari sikap sejumlah pengurus Banjar Adat Tubuh, di antaranya Kelian Adat Tubuh I Ketut Sumerta, Wakil Ketua I Nyoman Pasek, Bendahara I Ketut Wijaya, Penyarikan I Made Dwiantara, serta Kelian Dinas I Putu Murdika.

Pernyataan dukungan ini menjadi bagian dari dinamika politik desa yang semakin menghangat menjelang pelaksanaan Pilkel. Bagi masyarakat desa, dukungan dari lingkungan banjar memiliki arti penting karena proses politik di tingkat desa tidak bisa dilepaskan dari kedekatan sosial, adat, serta komunikasi langsung dengan warga.

Dwiantara Dinilai Membawa Gagasan Perubahan

Sosok I Made Dwiantara selama ini dikenal memiliki latar belakang akademik dan pengalaman yang menjadi salah satu modal dalam pencalonannya. Gelar Sarjana Administrasi Publik (S.AP.) dan Magister Administrasi Publik (M.AP.) menjadi bagian dari perjalanan pendidikan yang ingin ia bawa ke dalam gagasan pembangunan Desa Blahbatuh.

Bagi pendukungnya, pendidikan bukan sekadar gelar, tetapi diharapkan mampu diterjemahkan menjadi kemampuan mengelola pemerintahan desa secara lebih terbuka, efektif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Dwiantara juga membawa narasi bahwa pembangunan desa harus berjalan seiring dengan perkembangan zaman, tanpa meninggalkan akar adat, budaya dan kehidupan sosial masyarakat.

Karena itu, dukungan Banjar Adat Tubuh tidak hanya dibaca sebagai dukungan terhadap sosok calon, tetapi juga sebagai bagian dari harapan agar muncul kepemimpinan yang mampu membawa gagasan baru untuk Desa Blahbatuh.

Baca juga:  Made Dwiantara Rangkul Pemenang: “Kemenangan Nomor 1 adalah Kemenangan Masyarakat Blahbatuh”

Pilkel Bukan Sekadar Perebutan Kursi

Kontestasi Perbekel Desa Blahbatuh pada akhirnya bukan semata-mata persoalan siapa yang menang dan siapa yang kalah. Lebih dari itu, Pilkel menjadi momentum bagi masyarakat untuk menentukan arah desa dalam beberapa tahun mendatang.

Berbagai persoalan seperti penguatan ekonomi masyarakat, pengembangan UMKM, pemberdayaan generasi muda, peningkatan kualitas pelayanan publik, hingga penguatan tata kelola pemerintahan desa menjadi isu yang akan menjadi perhatian masyarakat.

Dalam konteks tersebut, figur calon dituntut tidak hanya mampu menyampaikan visi dan misi, tetapi juga meyakinkan masyarakat bahwa program yang ditawarkan benar-benar dapat diwujudkan.

Dukungan dari Banjar Adat Tubuh sekaligus menjadi tantangan bagi Dwiantara untuk membuktikan bahwa kepercayaan yang diberikan dapat dijawab melalui kerja nyata.

Konsolidasi Politik Mulai Menguat

Memasuki tahapan Pilkel, konsolidasi di tingkat banjar dan masyarakat diperkirakan akan semakin intensif. Dukungan dari tokoh masyarakat, kelompok pemuda, pelaku UMKM, hingga berbagai elemen sosial desa akan menjadi bagian penting dalam membentuk peta kekuatan masing-masing kandidat.

Bagi Dwiantara, dukungan Banjar Adat Tubuh menjadi tambahan energi untuk memperluas komunikasi politiknya ke berbagai wilayah Desa Blahbatuh.

Namun, dukungan awal bukanlah akhir dari perjuangan. Ia tetap harus membangun komunikasi yang luas, mendengar aspirasi masyarakat dan menunjukkan kapasitasnya sebagai calon pemimpin desa.

Sebab, dalam politik desa, kedekatan dengan masyarakat menjadi salah satu modal penting. Warga tidak hanya menilai siapa yang memiliki dukungan paling banyak, tetapi juga siapa yang dianggap mampu bekerja, mendengar dan hadir ketika masyarakat membutuhkan.

Pada akhirnya, keputusan berada di tangan masyarakat Desa Blahbatuh.

Banjar Adat Tubuh telah menunjukkan sikap dukungannya. Kini, tantangan bagi Dwiantara adalah menjaga kepercayaan tersebut sekaligus membuktikan bahwa pencalonannya bukan hanya tentang meraih jabatan, melainkan tentang menghadirkan gagasan dan kerja nyata untuk kemajuan Desa Blahbatuh.
(Tim Newsyess)

Baca juga:  Dwiantara Gunakan Hak Pilih di TPS 1 Banjar Tubuh, Titip Pesan untuk Blahbatuh yang Damai

Populer

Bupati Gianyar  Made Agus Mahayastra Lantik KONI Gianyar 2026–2030 Dorong Kompetisi Berjenjang dan Sport Tourism

Made Dwiantara Bersama Keluarga Tangkil ke Pura Puncak Sinunggal, Menjemput Kedamaian di Ketinggian Tajun

Made Dwiantara Rangkul Pemenang: “Kemenangan Nomor 1 adalah Kemenangan Masyarakat Blahbatuh”

Bupati  Made Agus Mahayastra Pantau Langsung Pilkel Serentak, di Kabupaten Gianyar 

Dwiantara Gunakan Hak Pilih di TPS 1 Banjar Tubuh, Titip Pesan untuk Blahbatuh yang Damai

Terbaru

Bupati Gianyar  Made Agus Mahayastra Lantik KONI Gianyar 2026–2030 Dorong Kompetisi Berjenjang dan Sport Tourism

Made Dwiantara Bersama Keluarga Tangkil ke Pura Puncak Sinunggal, Menjemput Kedamaian di Ketinggian Tajun

Made Dwiantara Rangkul Pemenang: “Kemenangan Nomor 1 adalah Kemenangan Masyarakat Blahbatuh”

Bupati  Made Agus Mahayastra Pantau Langsung Pilkel Serentak, di Kabupaten Gianyar 

Dwiantara Gunakan Hak Pilih di TPS 1 Banjar Tubuh, Titip Pesan untuk Blahbatuh yang Damai